Langsung ke konten utama

MATANG KELADAN, MINIATURNYA RAJA AMPAT

HALO ASSALAMUALAIKUM SEMUA.
Hari ini kita akan jalan-jalan ke Bukit Matang Keladan di Kalimantan Selatan.
Matang Keladan ini adalah salah satu tempat wisata yang ada di kecamatan Aranio. Dari atas bukit ini kita dapat melihat pemandangan waduk Riam Kanan. Kata orang-orang sini miniaturnya Raja Ampat. Hmm boleh lah yaa miniatur hha.
Jarak tempuh ke lokasi dihitung dari Banjarbaru adalah 21 km (menurut google maps). Jarak tempuh naik sepeda motor adalah kurang lebih 1 jam dengan kecepatan rata-rata 50-60 km/jam.
Sampai di Riam Kanan banyak tempat penitipan sepeda motor. Riam Kanan sendiri adalah waduk buatan dan terbesar di Kalimantan Selatan. Sebenarnya dari Riam Kanan ini kita bisa memilih beberapa tempat wisata seperti pulau pinus dan Bukit Batas, tapi kami lebih memilih Matang Keladan karena lebih dekat dan tidak perlu menyewa boat.
Modal untuk kesini hanya bensin dan uang parkir dan jajan (yang paling penting). Sebenarnya kemarin ada meja loket masuk, tetapi tidak ada orangnya, jadi kami langsung masuk saja tanpa membayar apapun. Wow bukan. 
Jembatan Kayu Iconic
Untuk mencapai bukit ini, kita perlu berjalan kurang lebih 30 menit dari tempat penitipan sepeda motor. Perjalanan yang cukup melelahkan namun juga mengasyikkan karena kita melewati perumahan warga, jembatan kayu dan naik-naik kepuncak bukit yang lumayan terjal. Disini ada 2 jalur. jalur pertama adalah jalur masuk dan jalur kedua adalah jalur pulang. info yang kurang informatif ya. maaf.
Oke, disini jalannya sudah nyaman sekali. Jalur masuk dibuatkan tangga dari kayu sedangkan jalur pulang dibuatkan jalan semen. Jadi tidak perlu takut sepatu kotor ya sanak. 
Sampai diatas bukit masya Allah pemandangannya Indah. apalagi kalau pagi-pagi karna masih banyak kabut yang menutupi sebagian pemandangan. Diatas ada banyak spot-spot photobooth yang menurut aku pribadi jadi mengurangi keasrian tempat ini. Menurut aku untuk tempat wisata alam seperti ini lebih baiknya dibiarkan asri tanpa dibangun spot-spot alay begitu, cukuplah kursi dari kayu untuk beristirahat yang lebih menyatu dengan alam. diatas sini juga ada warung paman yang jualan makanan dan minuman yang harganya tidak terlalu mahal. masih masuk akal lah di kantong. 
Menurut aku warung-warung diatas bukit seperti ini adalah oasis ditengah gurun haha. Karna tanpa warung kita tidak bisa menikmati indomie kuah panas sambil menikmati pemandangan indah ini bukan
Jalur menuju puncak bukit
Apalah arti liburan tanpa Indomie. 
We Love Indomie.
Cintai produk Indonesia. meskipun penuh micin dan pengawet. Kita tetap Cinta.
Disini kalian bisa camping rame-rame karena tempatnya lumayang lapang dan landai. Mungkin kalau malam bisa lihat bintang-bintang (kalau gak mendung). menarik bukan? haha Tidak perlu takut kekurangan air karna disini ada kamar mandi yang airnya mengalir sampai jauh. Tetapi harus hati-hati dengan monyet-monyet liar. Jaga barang pribadi kita jangan sampai dicuri monyet liar disini.
Well, perjalanannya memang cukup melelahkan, tetapi pemandangan dan suasanyanya sangat menyenangkan. pemandangan air, langit dan bukit-bukit yang berbaris, suara monyet-monyet yang beradu dengan suara radio paman warung :( Yah, lumayan syahdu lah..
Matang Keladan ini 7/10 lah. 
Well, ini adalah beberapa foto


  Sekian jalan-jalan kita ke Bukit Matang Keladan. Maaf bila kata-katanya camuh. Semoga bermanfaat bagi aku, kamu dan kita semua. Kedepannya akan terus saya perbaiki. Terima kasih sudah membaca blog saya.
WASSALAMUALAIKUM SEMUANYAA




Komentar